Rabu, 03 April 2019

PANAS

Mengejutkan.....
kau bertaruh pada kemarahan
masa depan tak seperti cuaca, diramalkan
sedikit upah berbanding keringat tumpah
tak perlu bersumpah, cuma sedikit berubah
     atau kau lontar karena hati gentar
     kau bersedih lalu suaramu bergetar
     tanggung jawab itu hal besar
     ia dipikul, bukan digendong bersandar
ia berjalan, bukan diam dan teriak
ia memandu, bicara lewat tindak
ia merasa bidak berkostum menteri
ia tetap bijak meski berlimpah materi
     karena ikhlas datangkan berkah bukan rejeki
     karena totalitas kan jadi ilmu bukan materi
     karena mata tak akan puas sampai mati
     karena harta takkan dibawa kedalam peti
kau cuma lelah berkali, dan dipermainkan
lalu kenapa tak pura -pura mati agar diperhatikan
kau malu, kau pendendam, kau pilih diam
mengherankan....
kau bahkan lupa caranya tertawa
terlalu dalam kau hanyut terbawa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hi Story

Dengan apa kita kan bayar sejarah Apa dengan kesal dan marah? Detik menjahit kisah jadi lembaran Hari dan bulan, tahun menahun Sejarah b...