Mengejutkan.....
kau bertaruh pada kemarahan
masa depan tak seperti cuaca, diramalkan
sedikit upah berbanding keringat tumpah
tak perlu bersumpah, cuma sedikit berubah
atau kau lontar karena hati gentar
kau bersedih lalu suaramu bergetar
tanggung jawab itu hal besar
ia dipikul, bukan digendong bersandar
ia berjalan, bukan diam dan teriak
ia memandu, bicara lewat tindak
ia merasa bidak berkostum menteri
ia tetap bijak meski berlimpah materi
karena ikhlas datangkan berkah bukan rejeki
karena totalitas kan jadi ilmu bukan materi
karena mata tak akan puas sampai mati
karena harta takkan dibawa kedalam peti
kau cuma lelah berkali, dan dipermainkan
lalu kenapa tak pura -pura mati agar diperhatikan
kau malu, kau pendendam, kau pilih diam
mengherankan....
kau bahkan lupa caranya tertawa
terlalu dalam kau hanyut terbawa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar